Kepentok Hati Musuh 9 (Last Part)


@Satu Hari Sebelum Hari H Seleksi Tahap II
                                Cinta nggak akan kemana-mana kok. Walaupun sulit dicapai dari awal, namanya cinta dan jodoh pasti juga balik ke yang punya. Waktu aja yang suka mempermainkan cinta. Namun berharap dalam cinta, itu bukanlah sebuah kesalahan.
                                Rio cs lagi memantau pemasangan panggung di sekolah mereka. Jadi mereka pulang sore. Sebabnya mereka nggota inti OSIS dan diberi amanat oleh Bu Ira untuk mengontrol pemasangan panggung. Mentari sudah hampir tenggelam, teletubies berpamitan. *Weeeww, salah ding. Maksudnya gini. Mentari sudah hampir tenggelam, mega merah sudah hampir muncul. Namun Rio cs masih di sekolah.
                                “Capek juga.” ujar Alvin sambil mengelap keringatnya dan menatap pohon palem yang tumbuh tidak jauh dari tempatnya duduk. Otomatis Alvin ingat saat nge-MOS Shilla dan Shilla manjet itu pohon.
                                “Bagi minum, yo.” Pinta Iel ke Rio yang lagi asyik minum. Setelah selesai minum Rio melemparkan minumannya ke Iel. Alvin berdiri dan berjalan menuju pohon palem itu. Ia ingin melihat tulisan itu.
                                “Lo mau ke mana, Vin?” tanya Cakka.
                                “Gue mau lihat sesuatu. Kalo mau ikut ayo, kalo nggak tungguin gue. Sebentar kok.” Jawab Alvin dan tetap berjalan menuju pohon palem itu. Ketiga sohibnya bingung dan mengikuti Alvin.
                                Alvin memanjat pohon palem itu dan dia terkejut melihat kalau tulisan itu beranak. Dibacanya satu-satu. “Bro, kalian manjat aja deh. Ada yang harus kalian lihat.” Ucap Alvin dan turun dari pohon palem. Rio, Cakka, dan Alvin bingung. “Cepetan, Bro.” seru Alvin lagi.
                                Rio manjet deluan dan dia terkejut sama seperti Alvin. Memikirkan apa tulisan itu bukanlah tipuan. Kemudian Iel dan di susul Cakka. Keduanya juga terperanjat dan kaget melihat itu. Tulisan itu sederhana dan bergaya beda-beda soalnya yang nulis pasti beda orang.
                                “Lo yakin sama itu, Vin?” tanya Rio. Dia sangat berharap kalau Alvin benar.
                                “Gue yakin, tulisan Alvin dan Shilla, juga AlShill itu persis banget. Yang nulis nama Alvin itu Shilla, waktu MOS gue suruh dia.” Jawab Alvin.
                                “Jadi Agni/Jadi Via.” Seru Cakka dan Iel bareng.
                                “Bener, Bro. Tulisan itu udah lama. Udah kering gitu. Feeling lo bener, Cak.” Ucap Alvin.
                                “Lantas kenapa mereka jauhin kita?” tanya Iel lagi.
                                “Gue tetap nggak tahu.” Rio menjawab.
                    “Itu urusan belakang. Yang penting kita tahu cinta kita terbalas.” Sahut Cakka. Mereka tersenyum dan kemudian pulang ke rumah.
                                Sebenarnya di pohon itu ada tulisan Rio-Ify (RiFy), Sivia-Gabriel (SivIel), Cakka-Agni (CaGni), dan Alvin-Shilla (AlShill). Lalu di bawahnya lagi ada tulisan Our First Love. Mangkanya Rio cs kaget sekaligus tak percaya dan senang.

@Hari Seleksi Tahap II
                                Seleksi tahap dua dimulai dari pukul Sembilan. Pembukaan alias opening dibuka oleh SDK. Soalnya para juri kagum dengan suara SDK. SDK pun bernyanyi.



_SDK_
Bilakah dia tahu apa yang t'lah terjadi
Semenjak hari itu hati ini miliknya

_Iel_
Mungkinkah dia jatuh hati

_Rio_
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta

_Iel_
Seperti apa yang kudamba

_SDK_
Bilakah dia mengerti apa yang t'lah terjadi
Hasratku tak tertahan tuk dapatkan dirinya

_Cakka_
Mungkinkah dia jatuh hati

_Alvin_
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah di jatuh cinta

_Cakka_
Seperti apa yang kudamba

_SDK_
Tuhan yakinkah dia
Tuk jatuh cinta
Hanya untukku
Andai dia tahu

_Cakka-Alvin-Iel_
Mungkinkah dia jatuh hati

_Rio_
Seperti apa yang kurasa

_Cakka-Alvin-Iel_
Mungkinkah dia jatuh cinta

_Rio_
Seperti apa yang kudamba

_Cakka_
Bilakah dia mengerti apa yang t'lah terjadi
Hasratku tak tertahan tuk dapatkan dirinya

_Alvin_
Mungkinkah dia jatuh hati

_Iel_
Seperti apa yang kurasa

_Cakka_
Mungkinkah di jatuh cinta

_Rio_
Seperti apa yang kudamba

_SDK_
Tuhan yakinkah dia
Tuk jatuh cinta
Hanya untukku
Andai dia tahu

_SDK_
Andai dia tahu



                                Tepukan menggemah untuk Rio cs. Para juri terpukau dengan mereka. Andai ada lomba nyanyi, tanpa seleksi pasti mereka milih SDK. Caileeeeehhhhhh…..J Rio cs turun dari panggung dan dilanjutkan dengan penampilan pertama dari Rainbow. Lalu dilanjutkan oleh Mentari dan kemudian D’Princess. Dengan PD-nya pasti over PD, D’Princess naik kepanggung. Mereka sudah siap dengan aksi mereka.



Boy dekat-dekatlah sini
Ku tahu kau tertarik, jangan cuma melirik
Hei boy tatap lekat tubuhku
… kan buatmu terpaku
 
Hei boy maju dekati saja
Ku tahu kau suka cewek maju
Hei boy tapi hati-hati
Jangan sampai kau lupa diri

Hei kamu kamu lucu lucu laki laki seksi seksi
Ayo datang mari mari ke sini kau bawa diri
Ku kan buatmu melayang dan tak pernah terbayang
Lepaskan semua beban jangan hanya kau simpan
Come on have some fun

Ku tahu dalam hatimu kau memujaku
Ku tahu kau sangat ingin mendekatiku
let’s step it up boy
Go shake it shake it boy, go move it move it

Jangan kau malu-malu tapi kamu mau-mau

Kalian terpaku menatap tubuhku
Bagai terhipnotis sangat inginkanku
Ayo dong kemari-mari jangan malu
Tapi kamu mau-mau tapi kamu mau-mau

Hei bergoyang ikuti irama
Jangan kau diam bersama menari
Dj mainkan musik hei show me what you got
Let’s step it to the dance floor, show me what you got

Lepasin aja jalanin aja lepasin aja
Bebasin aja goyangin aja lepasin aja
Lepas beban di dada

Ku tahu dalam hatimu kau memujaku
Ku tahu kau sangat ingin mendekatiku
let’s step it up boy
Go shake it shake it boy, go move it move it

Jangan kau malu-malu tapi kamu mau-mau

we go up and down left to the right and shake it down
Hey boy hello let me see you drop it low

Ayo dong kemari-mari jangan malu
Tapi kamu mau-mau tapi kamu mau-mau

Lepasin aja jalanin aja lepasin aja
Bebasin aja goyangin aja lepasin aja
Lepas beban di dada

Ku tahu dalam hatimu kau memujaku
Ku tahu kau sangat ingin mendekatiku
let’s step it up boy
Go shake it shake it boy, go move it move it

Jangan kau malu-malu tapi kamu mau-mau

Ku tahu dalam hatimu kau memujaku
Ku tahu kau sangat ingin mendekatiku
let’s step it up boy
Go shake it shake it boy, go move it move it

Jangan kau malu-malu tapi kamu mau-mau



                                Perform D’Princess selesai. Selama penampilan mereka banyak disorakin penonton. Soalnya mereka kecentilan dan keganjenan. Ya iyalah sok ngelirk-lirik ke arah SDK. Lalu penampilan Beauty Princess dan dilanjutkan oleh The Fourth Girl.
                                Kemudian peserta keenam dan ketujuh tampilan. Setelah itu tibalah peserta terakhir. “Ya kita panggil peserta tertakhir kita. Ada AlZa3Zi.” Teriak Ozy. Ify cs muncul di panggung. Kostum mereka sangat sederhana, hanya memakai seragam putih abu-abu sekolah mereka. Kemudian hiasan juga sederhana. Ify rambutnya dikuncir dua sedikit. Lalu Via dan Agni diurai hanya saja dihiasi bandana. Sedangkan Shilla rambutnya dikuncir miring. Penampilan yang sangat biasa untuk sebuah seleksi. Penonton heran, juri pun juga sampai ke MC-nya. Rio cs udah penasaran banget. Bagi Rio cs penampilan Ify cs selalu menajubkan dan beda dari yang lain.
                                “Weis, ketemu lagi kita.” Sapa Ozy. Ify cs mengagguk lalu tersenyum.
                                “Peserta yang lain pada tampil mewah, kenapa kalian hanya memakai seragam putih abu-abu?” tanya Laras.
                                “Ntar pasti tau maksudnya apa. Kalo udah dikasih tahu, nggak surprise lagi dong.” Via menjawab sambil tertawa.
                                “Yo, wes deh. kita sambut penampilan peserta terakhir AlZa3Zi dari X-3.” Teriak Laras. Kemudian turun dari panggung bersama Ozy. Melodi dan nada yang ceria dan sederhana namun enak di dengar melantun. Ify cs siap dengan penampilan mereka.



_Ify_
Aku tak mau bertemu kamu
Yang selalu menggangguku
Buat hariku tak menentu
Aku benci kamu

_Via_
Namun hatiku jadi rindu
Ingat kelakuan nakalmu
Kini semua terasa lucu
Aku rindu kamu

_Shilla (Agni-Ify-Via)_
Dag dig dug hatiku (dag dig dug hatiku)
Dag dig dug hatiku (dag dig dug hatiku)
Dag dig dug hatiku

_AlZa3Zi_
Cinta cinta cinta datang padaku
Malu malu malu tuk akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hatiku
Cintaku bersemi di putih abu-abu

_Agni_
Aku tak mau bertemu kamu
Yang selalu menggangguku
Buat hariku tak menentu
Aku benci kamu


_Ify_
Namun hatiku jadi rindu
Ingat kelakuan nakalmu
Kini semua terasa lucu
Aku rindu kamu

_Shilla (Agni-Ify-Via)_
Dag dig dug hatiku (dag dig dug hatiku)
Dag dig dug hatiku (dag dig dug hatiku)
Dag dig dug hatiku

_AlZa3Zi_
Cinta cinta cinta tlah datang padaku
Malu malu malu tuk akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hatiku
Cintaku bersemi di putih abu-abu

_Shilla (Agni-Ify-Via)_
Dag dig dug hatiku (dag dig dug hatiku)
Dag dig dug hatiku (dag dig dug hatiku)
Dag dig dug hatiku (dag dig dug dag dig dug)

_AlZa3Zi_
Cinta cinta cinta  datang padaku
Malu malu malu ku akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hatiku
Cintaku bersemi di putih abu-abu

_AlZa3Zi_
Cinta cinta cinta telah datang padaku
Malu malu malu ku akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hatiku
Cintaku bersemi di putih abu-abu

_AlZa3Zi_
Putih abu-abu
Cintaku bersemi di putih abu-abu



“Keeeeeerreeeeeeeeeeennnnn…….”
                                “Laaaaaaaggggggiiiiiiiiiiiiiii dong…….”
                                “AAAAAAAABBBBGGGGGGGGGGGG baaaaaaaanggggeeeeeeeeet..” teriak para penonton heboh. Lagu kedua milik AlZa3Zi ini memang pantes diancungin jempol. TOP BGT dah. Sesuai banget dengan kisah cinta ABG SMA. Para penonton teruk berteriak. “ALZA3ZI…”
                                Para juri pun bangga dengan mereka soalnya mampu membuat lagu seperti ini. Sementara Rio cs terpaku diam. Karena lagu ini mereka ingat pertengkaran kecil mereka bersama Ify cs. Kenakalan mereka dan keisengan mereka. Iel membisikan sesuatu ke ketiga sohibnya dan ketiga sohibnya mengagguk setuju.
                                “Sambutan penonton hangat banget.” Puji Ozy.
                                “Bener-bener surprise. Apa lagu ini ada hubungannya dengan lagu about you?” tanya Laras. Ify cs Cuma tersenyum.
                                “Lagu ini kita tulis karena terinspirasi dengan tingkah konyol kita sama orang yang kita benci namun akhirnya kita suka.” Ify menjawab.
                                “Apa itu pangerannya GN?” tanya Laras. Laras tahu tentang masalah Ify cs dengan SDK. Rio cs cengo mendengar pertanyaan itu.
                                “Pangeran GN??” seru Ify cs kompak bingungnya.
                                “SDKKK….” Teriak penonton.
                                “Maaf itu pribadi. Hehehehe….” Agni menanggapi pertanyaan Laras. Penonton kecewa apalagi Rio cs. Sementara D’Princess menatap mereka nggak suka.
                                “Siiiip deh. silakan kembali. Oh iya, saya yakin lagu kalian jadi terfavorite.” Ucap Laras.
                                Skiiiiipppppp ya, sejam kemudian siapa yang berhak mewakili SMA Global Nusantara ke tingkat Nasional akhirnya diumumkan. Bu Winda yang mengumumkannya sendiri.
                                “Baiklah, setelah pertimbangan dari hasil kemarin dan hari ini yang berhak maju ke tingkat nasional sebagai wakil dari Global Nusantara adalah AlZa3Zi dari X-3.” Ucap Bu Winda dan tepuk tangan riuh membahana di sepenjuru lapangan GN.
                                “AlZa3Zi…”
                                “AlZa3Zi…”
                                “AlZa3Zi…” teriak penonton.
                                “Kami memilih mereka karena bakat mereka yang mampu membuat lagu seperti itu. Jiwa ABG sekali dan sesuai dengan umur mereka. Tetapi bagi yang tidak menang, tidak usah bersedih. Karena lagu ciptaan kalian akan dibuat rekaman dan menjadi milik GN serta diperdengarkan dalam GN FM.” Ucap Bu Winda. Lalu beliau menyuruh Ify cs maju dan memberikan penghargaan. Para dewan juri sudah bubar dan Ify cs turun dari panggung.
                                Kemudian Ozy dan Laras naik lagi ke panggung. “Ok, Sob. Jangan pergi dulu, ada penampilan special dari SDK. Dengerin ya.” Ucap Laras.
                                “Silakan SDK.” Teriak Ozy. Rio cs udah naik ke atas panggung. Ketika berjalan turun ke panggung, Ozy bersenggolan dengan Rio. “Good luck, Bro.” bisik Ozy. “Thank you, Sob.” Balas Rio.
                                “Lagu ini kita berempat persembahin buat orang special di hati kita.” Ucap Cakka. Dea cs udah bersorak, serasa lagu itu untuk mereka. Alunan gitar Cakka dan Gabriel terdengar dan mereka mulai bernyanyi.



_Alvin_
Telah Lama Sendiri
Dalam Langkah Sepi
_Rio_
Tak Pernah Kukira
Bahwa Akhirnya
Tiada Dirimu Disisiku

_Cakka_
Meski Waktu Datang
Dan Berlalu Sampai Kau Tiada Bertahan
Semua Takkan Mampu Mengubahku
Hanyalah Kau Yang Ada Direlungku

_Iel_
Hanyalah Dirimu
Mampu Membuatku Jatuh Dan Mencinta
Kau Bukan Hanya Sekedar Indah

_SDK_
Kau Tak Akan Terganti

_Cakka dan Alvin_
Tak Pernah Kuduga
Bahwa Akhirnya
Tergugat Janjimu Dan Janjiku

_Iel_
Meski Waktu Datang
Dan Berlalu Sampai Kau Tiada Bertahan
Semua Takkan Mampu Mengubahku
Hanyalah Kau Yang Ada Direlungku

_Rio_
Hanyalah Dirimu
Mampu Membuatku Jatuh Dan Mencinta
Kau Bukan Hanya Sekedar Indah
Kau Tak Akan Terganti

_SDK_
Meski Waktu Datang
Dan Berlalu Sampai Kau Tiada Bertahan
Semua Takkan Mampu Mengubahku
Hanyalah Kau Yang Ada Direlungku

_SDK_
Hanyalah Dirimu
Mampu Membuatku Jatuh Dan Mencinta
Kau Bukan Hanya Sekedar Indah
Kau Tak Akan Terganti

_SDK_
Kau Tak Akan Terganti



                                Setelah lagu itu selesai Rio langsung mengatakan sesuatu. “Lagu itu sebagai ungkapan hati kita berempat untuk orang yang kita sayang. Semoga aja mereka mendengarkannya dengan baik.”
                                “Sebenarnya kita mau ungkapin isi hati kita. Sama mereka yang udah mampu buat kita jatuh cinta dan tahu arti cinta itu. Bukannya cinta yang instan, karena mereka kita mengerti arti cinta yang sesungguhnya.” Sambung Cakka.
                                “Maaf kalo kita bukan orang romantis yang nembak secara jamaah gini.” Ucap Alvin pelan namun dalem.
                                “Kita nembak barengan karena kita jatuh cintanya juga barengan. Kita juga nggak nyangka bisa cinta sama mereka.” Kata Iel. Penonton menatap mereka gemas. Ify cs termenung. “Apa gue?” batin Ify cs kompak.
                                “Cepet doooooong…” koor penonton.
                                Rio cs menarik nafas lalu membuangnya. Di tatapnya Ify cs.
                                “Would you be My Girlfreind, Alyssa Saufika Umari??” ucap Rio sambil menatap Ify lekat dan dalem. Ify tercengang. Nama dia. Rio menyebut nama dia. Namun Ify diem aja.
                                “And Agni Tri Nabauti, Would you be Cakka’s Girlfreind??” tanya Cakka.
                                “Gue mungkin nggak sempurna. Gue juga nggak peka. Tapi, gue sayang sama lo, Vi. Would you be My Girlfreind Sivia Azizah??” ungkap Gabriel. Via kaget sama seperti Ify.
                                “Dan bawel-ku sayang. Walaupun elo bawel, gue sayang sama lo. Gue kangen kebawelan lo. So, Would you be My Girlfreind, Ashilla Zahrantiara??” ucap Alvin. Shilla mau nangis juga kaget.
                                Rio cs menunggu jawaban dari Ify cs. Namun Ify cs diam saja, lalu Rio cs menghampiri Ify cs yang berdiri tidak jauh dari mereka. Ify cs melihat tatapan tajam dari Dea cs.
                                “Fy/Ag/Vi/Shill.” Panggil Rio cs barengan.
                                “Maaf, Kak. Nggak bisa.” Ucap Ify cs kompak.
                                “Kenapa?” tanya Cakka tandas.
                                “Karena kita nggak suka sama kakak-kakak.” Ucap Shilla mewakili dirinya dan sohibnya.
                                “Bohong.” Sambar Alvin. Ify cs kaget, kok bisa Rio cs ngejudge gitu.
                                “Memang nggak bisa, kak.” Ify memperjelas. Ify cs semakin takut dengan Dea cs. Apalagi mereka tahu Beauty Cherry mundur mendekati Rio cs karena senior mereka ini. Ify cs berlari meninggalkan Rio cs. Siswa-siswi GN terperangah melihat kejadian ini. Apalagi melihat pangeran mereka ditolak.

@Taman Belakang
                                Ify cs menangis. “Kenapa gue tolak?” sesal Ify. Dia menangis. Padahal ini adalah yang ditunggu-tunggu.
                                “Vi, gue salah kenapa gue nolak Kak Alvin. Gue bego.” Sesal Shilla. Agni dan Via juga menangis. Lalu terdengar suara tepuk tangan. Ternyata Dea cs.
                                “Untung lo sadar diri.” Ujar Dea.
                                “Kalo kalian sampai nerima mereka. Lo berempat akan habis dan lebih parah dari yang dulu.” Sambung Angel.
                                “Dan lo Agni, lo itu nggak pantes sama Cakka. Dia milik gue. Untung lo sadar diri. Kalo nggak habis lo.” Ujar Nova dan mendorong tubuh Agni.
                                “Kakak-kakak kenapa sih, kita udah nolak mereka, kita udah jauhin mereka. Kanapa kalian masih ngelabrak kita. Kita salah apa?” tanya Via marah.
                                “Kalian salah besar karena bisa buat SDK suka sama kalian. Kalian salah karena berani ngalahin kita.” Tandas Angel. Lalu menampar Via. Ify geram balas nampar Angel. Namun Dea bales nampar Ify. Sedangakan Aren mejambak rambut Shilla.

                -Rio cs
                                Melihat Ify cs berlari pergi, Rio cs terdiam. Setelah sosok empat itu hilang, baru mereka sadar dan mengejar Ify cs. Mencari-cari dan akhirnya menemukan mereka di taman belakang.
                                “Ini buuuaaaat lo.” Bentak Dea dan mau melayngkan tanganny ke wajah Ify cs. Namun dihentikan oleh seseorang.
                                “Jadi ini alasan semuanya. Kita udah tahu.” Ujar Rio. Ify cs menatap Rio dan Dea cs kaget.
                                “Rio…” ucap Dea tercekat.
                                “Nggak usah lo nyebut nama gue.” Bentak Rio.
                                “Silakan kalian pergi, atau gue lapor BK.” Ancam Alvin dingin. Dea cs takut dan segera beranjak dari taman belakang.
                                “Lo ngggak apa-apa, Fy?” tanya Rio. Ify diem aja. Shilla, Via , dan Agni masih menangis.
                                “Kita udah tahu semuanya. Maafin kita karena nggak peka ya.” Ucap Iel memohon.
                                “Kakak nggak salah, kok.” Balas Via.
                                “Jangan nangis lagi, Shill. Lo berani, waktu MOS sama gue aja lo nggak ada takut sedikit pun.” Hibur Alvin. Shilla tetap nangis.
                                “Lo bisa nangis juga, Ag. Gue kira lo anti mewek.” Ucap Cakka. Agni tersenyum getir.
                                “Kita minta maaf soal itu.” Ucap Rio.
                                “Hmmm…….gimana dengan pernyataan cinta kita? Kita masih nunggu jawaban.” Ucap Iel tiba-tiba. Dari keempat cewek itu pada diam nggak ada yang menyahut.
                                “Jawaban kalian tadi, kita nggak anggep kok. Kita tahu itu bukan jawaban yang sebenarnya.” Ujar Rio mewakili sohibnya dan dirinya sendiri serta seperti membaca pikiran keempat cewek itu.
                                “Would you be My Girlfreind, Ify/Agni/Shilla/Via??” tanya Rio, Cakka, Alvin, dan Iel kompak. Ify cs Cuma kaget dan terperangah.
                                “Kita janji akan jaga kalian.”
                                “Nggak akan buat kalian sedih.”
                                “Selalu ada buat kalian.”
                                “Dan yang penting selalu sayang dan cinta sama kalian.”
                                Ify cs tercengang. Lalu menarik nafas dan membuangnya. “Gue mau jadi pacar lo, Kak Rio.” Jawab Ify akkhirnya. Rio seneng banget langsung dipeluknya Ify.
                                “Gue mau kok, Kak.” Jawab Via.
                                “Mau apa?” tanya Iel.
                                “Mau jadi pacar kakak.” Jawab Via polos. Iel bersorak senang dan meraih Via dalam pelukannya.
                                “Kak Alvin sipitku sayang.” Ucap Shilla.
                                “Lo nerima gue dong, Shill.” Ujar Alvin.
                                “Pede dahsyat lo.” Balas Shilla.
                                “Lah tadi lo panggil gue Kak Alvin sipitku sayang. Kalau bukan nerima apa dong?” tanya Alvin keki.
                                “Iya ya. Gue emang nerima lo, Kak. Gue sayang elo.” Jawab Shilla dan tersenyum. Alvin bales tersenyum.
Couple terakhir, Cagni. “Gimana, Ag?”tanya Cakka. Agni mengangguk kecil.
                                “Yeeeeeeessssssssssss, makasih ayang Agni.” Bales Cakka dan meluk Agni.
                                Lalu mereka berdelapan duduk santai ditaman itu dan mengobrol.
                                “Kakak kenapa bilang kita bohong waktu di panggung?” tanya Shilla.
                                “Karena kita udah baca tulisan di pohon palem itu.” Alvin menjawab. Ify cs saling tatap menatap. “Kok bisa tahu?” tanya mereka satu sama lain dalam gerak bibir.
                                “Lo berempat lucu banget. Jelas kita tahu lah, kita nggak sengaja nemu.”ujar Iel.
                                “Jadi kakak bilang suka Cuma gara-gara itu tulisan?” tanya Via marah.
                                “Nggak dong, Via sayang. Itu bukti kalo lo sayang sama gue juga. gue sayang sama lo, Vi. Tersiksa gue tanpa lo selama dua bulan.” Jawab Iel. Via tersenyum senang.
                                “Lagian siapa yang pake acara nolak segala Cuma gara-gara Dea dan sohib-sohibnya.” Sindir Cakka. Ify cs manyun.
                                “Udah ciptain lagu segala lagi. kalo bukan cinta apa dong.” Sambung Rio. Ify cs malu banget mukanya merah.
                                “Muka lo berempat udah kayak kepiting rebus.” Ledek Alvin.
                                “Males ah.” Ify cs ngambek. Rio cs ngakak hebat.
                                “Lo dapat ide itu dari siapa?” tanya Rio.
                                “Dari Deva dan Ray, mereka bantu kita selama ini. Mereka tahu semuanya tentang perasaan kita ke kakak-kakak.” Jawab Agni.
                                “Wadoh, kenapa gue nggak tanya Ray.” Sesal Rio.
                                “Pantes yo, drum-nya menghilang dari tempatnya.” Timpal Cakka.
                                “Yoi, Bro.” bales Rio.
                                “Awas lo Raaaaayy nggak bilang sama Kakak lo sendiri kalo Ify udah lama naksir gue. Pantes lo tertawa ngeliat gue menderita lahir batin.” Ucap Rio. Mereka bertujuh ketawa melihat Rio.
                                “Raaaaayyy juga, pake bilang Via calon pacarnya lagi. kualat adek lo, Yo.” Sambung Iel.
                                “Deva juga tuh, masa ketemu di jalan bilang Shilla udah pacaran sama Riko. Mana nggak ngeselin.” Tambah Alvin.
                                “Cuma gue yang nggak dikerjain Deva dan Ray. Cinta kita memang mulus, Ag.” Ujar Cakka lebay dan langsung dapat toyoran gratis dari ketiga sohibnya. Sementara Ify cs tertawa-tawa.
                                “AWAS LO RAY, DEVA.” Desis Rio cs kompak. Cakka ikut-ikutan karena solidaritas antar sahabat. Ify cs ngakak hebat melihat tingkah kekanak-kanakan Rio cs.

@Rumah Ify
                                Sementara di rumah Ify. Deva dan Ray yang lagi asyik main pees bersin bareng. Haaaatchhiiiiiii….
                                “Ada yang ngomongin kita, Ray.” Ujar Deva.
                                “Bener, Bro. siap-siap aja ntar. Gue rasa yang ngatain kita nggak jauh-jauh dari kita kayaknya.” Balas Ray. Deva mengagguk dan mereka lanjut main pees.


Cinta itu nggak jauh-jauh kok. Ada di sekitar kita sendiri. Bukan orang lain, malah orang yang kita kenal. Cinta juga nggak selalu dari orang yang kita sayang lebih dahulu, namun bisa juga dari orang yang kita benci. Mangkanya kalo benci sama seseorang jangan keterlaluan karena cinta dan benci itu betti (beda tipis J).

Cinta itu kekuatan magis yang tumbuh di hati seseorang. Nggak bisa dijelaskan kapan bisa tumbuh dan berkembang secara logika. Cinta juga nggak muncul karena ke-perfect-an seseorang, namun bisa dari kekurangan juga kejelekan orang itu  sendiri.

Dalam cinta waktu juga berperan lho. Kadang waktu yang terlalu kejam hingga cinta dianggap jahat. Padahal waktu sebenarnya hanya bermain-main dengan kekuatan cinta yang dimiliki dua insan.

So, berhati-hatilah dengan cinta, waktu, dan orang yang kita benci. Karena ketiganya bisa menjadi bagian dari hati kita. J

END............


Gimana?? Aneh kan ceritanya??? Hahahha..... Akhirnya gue post juga nih cerbung gaje sampai part akhir. Sebenarnya ini cerbung pertama yang gue buat ketika gue kenal girl band BLINK. hehehe....oke sip, nggak ada yang nanya. 

4 comments:

Sriyani mengatakan...

Over all keren!!!!!! <3

Anonim mengatakan...

bikin sekuelnya dong :D

Yullia Rise mengatakan...

Kerennn (y) Suka Deh Sama Cerbung Ini <3

Unknown mengatakan...

Bagus kok ka ceritanya..Klo bisa buat lgi ya..yg agak mirip kya ini..tpi buat pembaca jdi penasaran gtu 👍👏Ksih bintang full deh

Posting Komentar